Apabila email Anda masuk ke kotak spam si penerima, ada banyak penyebab mengapa hal itu sampai terjadi:

  • Konten terdeteksi sebagai spam.

  • Penggunaan metode pengiriman email yang tidak tepercaya.

  • Dan penyebab lainnya yang akan dideskripsikan di artikel ini.

Di panduan ini, kami akan menjelaskan beberapa opsi untuk mencegah email Anda agar tidak masuk ke kotak spam:

Opsi 1 - Ditandai sebagai "Not spam"

Opsi ini bisa dibilang yang paling mudah. Mengapa? Karena penerima email yang akan menghapus label spam (baik sengaja maupun tidak sengaja) dari email yang Anda kirim. Penerima hanya perlu mengklik atau menandai Not spam di semua email Anda. Nantinya email Anda tidak akan masuk ke kotak spam mereka lagi.

Opsi 2 - Mengganti metode/cara pengiriman email

Penyebab umum lainnya adalah penggunaan metode pengiriman pesan yang tidak tepercaya. Jika Anda mengirim email menggunakan Webmail atau aplikasi email lainnya (kecuali plugin), silakan lewati opsi ini dan lihat Opsi 3.

Fungsi phpmail() memang banyak dipakai, tapi sudah usang karena sistem keamanannya yang tidak memadai. Fitur ini diaktifkan di server kami dan dapat digunakan untuk sekali mengirim pesan (one-time sending) dan uji coba email. Hanya saja, untuk pengiriman pesan secara berkala, Anda wajib mengganti phpmail() dengan SMTP. Dengan begini, pengiriman email lebih aman 💪

Poin plus yang bakalan Anda peroleh jika beralih ke SMTP adalah: jika pesan dikirim melalui phpmail(), pesannya akan terlihat seperti ini setelah sampai di inbox penerima:

Apabila email dikirim menggunakan SMTP, hanya domain Anda yang akan ditampilkan. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan si penerima pesan. 🚀

Jika Anda menggunakan WordPress sebagai platform website, pengaturan konfigurasi SMTP dapat dicek di panduan ini (dalam bahasa Inggris).

Opsi 3 - Menambahkan verifikasi DNS

Semua layanan email saat ini memiliki verifikasi tambahan seputar pengirim:

Apakah pesan ini berasal dari alamat ini, dari domain ini?

Pemeriksaan ini membutuhkan waktu. Apabila tidak lolos pemeriksaan, pesan akan ditandai sebagai spam.

Agar domain lolos dalam pemeriksaan tersebut, tambahkan 2 tipe DNS record:

SPF record

Untuk domain yang nameservernya diarahkan ke Hostinger, entri ini ditambahkan secara otomatis (default). Detail entri SPF record tersedia di DNS Zone Editor, khususnya di daftar TXT record (cukup ketikkan "spf" di kolom pencarian), atau buka Email → nama domain → Pengiriman Email:

Jika recordnya tidak ada, atau Anda menggunakan nameserver lain, tambahkan SPF record secara manual baik di hPanel maupun cPanel.

DKIM record

Record ini dapat diaktifkan di hPanel dan cPanel.

Opsi 4 - Memperbaiki kualitas pesan dengan Mail Tester

Berikut beberapa saran dari kami untuk memperbaiki konten pesan:

  1. Subjek pesan tidak boleh sepenuhnya kapital, misalnya DISKON BESAR-BESARAN.

  2. Hindari kesalahan pengejaan.

  3. Jangan membuat kalimat 'permohonan' agar orang mau membuka email Anda.

  4. Jangan membuat janji atau penawaran palsu yang pada akhirnya hanya akan menipu penerima email.

  5. Jangan mencatutkan isi email di subjek.

  6. Jangan hanya gunakan satu kata saja, misalnya 'Halo', 'Tes', 'Cek' di baris subjek.

  7. Tidak perlu memberikan tanda baca atau karakter khusus seperti %^>.

  8. Jangan tambahkan Re: di baris subjek yang bertujuan mengelabui penerima email.

Tips ini akan membuat baris subjek email Anda bisa dibaca dan diterima lebih baik oleh mail service dan penerima email 😊

Opsi 5 - Tingkatkan kesuksesan pengiriman dengan Mail Tester

Terakhir, cek konten email Anda. Untuk memeriksa kualitasnya, kunjungi MailTester. Lakukan:

  1. Kirim pesan (pesan yang sama dengan pesan yang akan dikirim ke klien atau penerima lain) ke alamat email sementara yang ditampilkan di layar.

  2. Ikuti saran-sarannya.

Apakah Anda menemukan jawaban?