Untuk mengimpor database, Anda harus mengakses database terlebih dulu via phpMyAdmin.

Setelah itu, pilih database dan klik Import:

Pilih file dalam format .sql atau .sql.zip:

Anda tidak perlu mengubah apa pun di pengaturan. Cukup klik Go.

Ukuran maksimal database yang dapat diunggah via phpMyAdmin adalah 128 MB. Apabila ukuran database lebih besar, Anda bisa mengimpornya melalui SSH.

Kesalahan parameter format (Incorrect format parameter)

Pada saat mengimpor database, pastikan format file-nya adalah .sql. Anda juga bisa mengimpor file .sql yang telah di-compress menggunakan tipe kompresi ini: gzip, bzip2, zip (misalnya, file.sql.zip). Kesalahan ini juga mengiindikasikan adanya file database yang rusak.

Perintah tidak diizinkan untuk user (Command denied to user)

Jika sampai terjadi error ini, itu berarti user database Anda tidak punya hak akses untuk mengimpor database. Untuk memperbaiki error ini, buka MySQL Databases -> Your User -> Manage user privileges. Pastikan hak akses (permission) diatur dengan benar (secara default, semua boks ditandai):

Akses ditolak. Anda harus memiliki hak akses SUPER untuk mengoperasikannya (Access is denied. You need the SUPER privilege for this operation)

Error ini mengindikasikan bahwa database Anda menyertakan query yang mewajibkan hak akses SUPER untuk menjalankan operasi. Cek kembali apakah query terkait sudah dihapus dari file .sql. Setelah query dihapus menggunakan text editor pilihan, database bisa diimpor.

Apabila hak akses SUPER diharuskan, mungkin Anda bisa mempertimbangkan penggunaan layanan VPS.

Selesai! Kini Anda sudah tahu cara impor database MySQL. 😊

Apakah Anda menemukan jawaban?