Hanya dibutuhkan waktu kurang dari 20 menit untuk memulihkan website WordPress menggunakan bantuan backup.

Klik tab Hosting:

Pada paket hosting, klik Kelola:

Jika Anda memiliki lebih dari satu website di File Manager, Anda harus tahu database yang digunakan WordPress saat ini. Untuk mengeceknya, cari file wp-config.php terlebih dulu dengan mengikuti empat langkah berikut:

Langkah 1 - Klik menu File Manager di bagian File

Langkah 2 - Buka File Manager

Langkah 3 - Cari file wp-config.php

Langkah 4 - Simpan/salin hostname dan username database

Setelah itu, klik menu Backup di bagian File

Sesudah klik Backup, Anda akan melihat semua tipe backup yang tersedia.

Terdapat dua kategori, yakni database MySQL dan file Website. Anda membutuhkan keduanya jika website dibuat menggunakan WordPress atau CMS yang memakai koneksi database lokal.

Memulihkan file

Pilih File backup, tentukan tanggal, dan klik Tampilkan file. Semua konten pada tanggal tersebut akan dimuat.

Cek folder dan pilih file yang akan dipulihkan. Klik Pulihkan file. Sistem akan memulai prosesnya dan mengirimkan notifikasi jika sudah selesai:

  • Pilih public_html untuk memulihkan website secara menyeluruh.

  • Jika Anda berencana memulihkan subdomain, pilih subdomain folder.

Memulihkan database

Klik Database backup, lalu pilih database yang akan dipulihkan. Setelah itu, pilih Tampilkan database:

Scroll ke bawah untuk melihat semua tanggal backup yang tersedia untuk database tersebut. Pilih tanggal dan klik Pulihkan. Sistem akan memulai prosesnya dan mengirimkan notifikasi jika sudah selesai.

Selesai! Website Anda berhasil dipulihkan ke tanggal yang diinginkan.

Jangan lupa untuk simpan dan gunakan password Anda sendiri!

Apakah Anda menemukan jawaban?