Langkah 1 - Buat akun email baru

Setelah menambahkan domain ke akun hosting Hostinger, lanjutkan dengan membuat akun email baru. Gunakan nama yang sama dengan akun email sebelumnya.

Langkah 2 - Atur kembali konfigurasi email

Pastikan Anda juga mengatur kembali forwarder, catch-all, alias, auto-responder, signature email, atau filter email. Semua hal ini terhubung ke penyedia layanan email yang Anda gunakan saat ini. Jadi, agar semuanya bisa bekerja dengan baik, Anda harus mengatur ulang konfigurasinya sebelum melakukan migrasi.

Langkah 3 - Tambahkan DNS record

Agar email bekerja sebagaimana mestinya, Anda perlu memasukkan DNS record (MX, SPF, dan DKIM). Pastikan Anda hanya menggunakan record Hostinger dan menghapus MX, SPF, dan DKIM record sebelumnya:

Dengan menggunakan satu jenis record, Anda akan terhindar dari kendala yang mungkin terjadi pada email.

Langkah 4 - Tunggu propagasi selesai

Perubahan pada DNS record akan memicu propagasi yang biasanya berlangsung hingga 24 jam. Untuk mengecek proses propagasi, buka DNS Checker, salin domain Anda, pilih jenis record, dan pastikan setiap lokasi menampilkan tanda ✅ :

Langkah 5 - Migrasi email

Setelah keempat langkah diatas berhasil dilakukan, Anda bisa mulai melakukan migrasi email dengan menggunakan IMAP sync atau backup email dengan email client.

Langkah 6 - Konfigurasi di perangkat dan email client

Terakhir, Anda perlu melakukan konfigurasi ulang untuk perangkat, email client, atau plugin email yang Anda gunakan saat ini:

  • Jika Anda menggunakan webmail, Anda perlu beralih ke webmail kami.

  • Jika Anda menggunakan email di perangkat, email client, atau CMS plugin, lakukan konfigurasi ulang untuk menggunakan parameter kami.

Selesai! Sekarang Anda sudah tahu cara melakukan migrasi email ke Hostinger 😊

Apakah Anda menemukan jawaban?