Untuk mengimpor database, buka database melalui phpMyAdmin.

Di phpMyAdmin, database akan dipilih secara default. Jadi, yang perlu dilakukan adalah klik Import:

Pilih file dalam format .sql atau .sql.zip:

Jangan ubah apa pun di pengaturan dan klik Go.

Kendala yang Mungkin Terjadi Ketika Impor Database

Ukuran database terlalu besar

Ukuran maksimum database yang boleh diunggah melalui phpMyAdmin adalah 256 MB. Apabila ukuran file database lebih besar dari batasan yang ditetapkan, impor database melalui SSH.

Incorrect format parameter

Pada saat mengimpor database, pastikan format filenya adalah .sql. File .sql juga dapat diimpor menggunakan tipe kompresi ini: gzip, bzip, zip (misalnya, file.sql.zip). Kesalahan ini mengindikasikan bahwa ada file database yang rusak.

Command denied to user

Munculnya error ini berarti user database tidak punya izin untuk mengimpor database. Untuk mengatasinya, buka daftar database dan klik Ubah Permission:

Pastikan permission (izin) diatur dengan benar (standarnya, semua boks harus ditandai).

Access is denied. You need the SUPER privilege for this operation.

Error ini disebabkan karena database menyertakan query yang mengharuskan hak akses SUPER dijalankan. Cek kembali file .sql jika query tersebut bisa dihapus. Setelah query dihapus menggunakan text editor, impor database dapat dilakukan.

Jika query diperlukan, kemungkinan besar Anda harus berlangganan salah satu paket VPS hosting.

Selesai! Kini Anda sudah tahu cara mengimpor database MySQL.

CATATAN:

Apakah Anda menemukan jawaban?